Berita

Ronny F. Sompie (tengah)/RMOL

Politik

Ronny Sompie: Imigrasi Tidak Pernah Cekal Habib Rizieq

SELASA, 12 NOVEMBER 2019 | 18:43 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Direktur Jenderal Imigrasi, Kemenkumham Ronny F. Sompie mengatakan, pemerintah Indonesia belum pernah menerbitkan surat pencekalan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) M. Rizieq Shihab masuk ke Indonesia.

Pernyataan tersebut terlontar dari mantan Kadiv Humas Mabes Polri tersebut saat jumpa media, di Hotel Shangrila, Jakarta Pusat, Selasa (12/11).

Dia menerangkan bahwa ada aturan atau undang-undang yang berlaku mengenai penangkalan dari pihak imigrasi.


"Kami jelaskan bahwa Direktorat Imigrasi mendapatkan mandat untuk mengatur perlintasan manusia baik WNI dan juga WNA yang masuk dan juga keluar dari Indonesia berdasarkan UU 6/2011 tentang Keimigrasian. UU ini menganut hak asasi secara internasional dimana dalam pasal 14 dinyatakan pemerintah Indonesia tidak berwenang untuk menolak untuk menangkal WNI yang akan kembali masuk ke Indonesia setelah berpergian di luar negeri," jelas Ronny.

Menurutnya, seseorang yang dinyatakan atau ditolak berdasarkan Pasal 98 UU tersebut yang mengacu pada ketentuan umum berkaitan dengan di Pasal 98 dinyatakan penangkalan itu hanya terhadap WNA.

"Atas permintaan aparat penegak hukum karena ada kasus yang ditangani atau berkaitan dengan pelanggaran keimigrasian jadi hanya orang asing yang bermanfaat bagi Indonesia yang tidak membahayakan Indonesia yang boleh masuk ke Indonesia. Hanya berlaku untuk orang asing penangkalannya," paparnya.

Ronny menegaskan Kementerian Hukum dan HAM dan Direktorat Imigrasi belum pernah menangkal WNI di luar negeri yang ingin masuk ke negaranya.

"Jadi kepada Habib Riziq, Kemkumham secue Direktorat Imigrasi belum pernah menerbitkan surat untuk menolak atau menangkal Habib Rizieq masuk ke Indonesia sampai saat ini," tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya