Berita

Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto/RMOL

Politik

Mampu Bikin Alutsista Sendiri, Prabowo Yakin Pertahanan Indonesia Makin Kuat

SENIN, 11 NOVEMBER 2019 | 18:20 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ancaman militer, non-militer dan ancaman hibrida terjadi secara aktual dan potensial yang menghantui bangsa Indonesia. Oleh karenanya, kebijakan pembangunan pertahanan negara akan dilakukan dengan model sistem yang terintegrasi.

Demikian yang disampaikan Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto dalam rapat kerja bersama dengan Komisi I DPR RI, Kompleks DPR RI, Senayan, Senin (11/11).

Prabowo menginginkan wilayah pertahanan yang logis, rasional, serta industri pertahanan yang kokoh dan bisa menghasilkan komponen alutsista vital dari dalam negeri.


“Saya bersyukur dari beberapa hari keliling, ternyata kita mampu membuat bahan yang sangat penting, peluru dan hampir semua roket dan sebagainya mampu dibuat di dalam negeri dan bahan bakunya semuanya ada di dalam negeri,” ungkap Prabowo.

Ketum Gerindra ini optimis, dalam lima tahun mendatang Indonesia memiliki industri pertahanan yang kuat lantaran mampu memproduksi bahan-bahan alutsista dari dalam negeri.

“Sekarang pun produk kita banyak dibeli bangsa lain, produk-produk Pindad, PAL, PTDI sudah banyak dibeli bangsa lain. Kita ingin postur pertahanan negara kita menuju kekuatan TNI bisa menjadi kekuatan regional yang disegani,” paparnya.

“Kita juga ingin mewujudkan pertahanan negara yang kuat dan proporsional yang mampu menanggulangi ancaman di berbagai troublespot secara bersamaan dengan kekuatan yang tangguh,” tutupnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya