Berita

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto/Net

Politik

Menhan Prabowo: Harapan Dan Doa Tak Bisa Menjaga Pertahanan Negara

SENIN, 11 NOVEMBER 2019 | 15:34 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pertahanan negara Indonesia tidak boleh didasarkan kepada harapan dan doa semata.

Hal itu disampaikan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat menjelaskan program rumusan kebijakan umum saat rapat kerja dengan puluhan anggota Komisi I DPR RI, di Gedung Nusantara II, Kompleks DPR RI, Senin (11/11).

“Dalam program rumusan kebijakan umum nanti, saya menganut suatu istilah yang sangat sederhana. Kebijakan kita tidak boleh didasarkan atas harapan, hope is not a policy. Kita jangan berharap, mudah-mudah tidak ada negara yang akan mengganggu kita,” ungkap Prabowo di ruang rapat.


Mantan Danjen Kopassus tersebut menambahkan, untuk menjaga keutuhan bangsa tidak hanya didasari kepada doa semata. Meski Indonesia merupakan negara religius, namun menurut Prabowo, pertahanan tidak boleh hanya sekadar doa.

“Kemudian, maaf, kita memang bangsa yang beragama. Tapi saya perumus kebijakan dalam bidang pertahanan. Strategi tidak boleh didasari atas doa,” paparnya.

Menurutnya, investasi yang dimiliki oleh bangsa Indonesia ada di dalam kekuatan pertahanannya.

“Prayer is not a strategy, policy dan strategi ujungnya adalah investasi. Investasi adalah sumber daya manusia dan teknologi. Kalau dalam sistem pertahanan negara, bisa kita visualisasikan dalam pertahanan militer dan nirmiliter, fisik dan nonfisik,” tutupnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya