Berita

Menhan Prabowo Subianto/RMOL

Politik

Menhan Prabowo: Konsep Pertahanan Kita Adalah Kekuatan Rakyat

SENIN, 11 NOVEMBER 2019 | 14:27 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Selagi tak diganggu, pertahanan di Indonesia dalam lima tahun ke depan bukanlah bersifat ofensif dalam menjaga kedaulatan bangsa.

Hal itu ditegaskan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR RI di Gedung Nusantara II, Kompleks DPR RI, Senayan, Senin (11/11).

“Kita tidak berniat mengganggu bangsa lain. Pimpinan politik kita dan saya yakin saudara-saudara sekalian yang memegang mandat dari rakyat tidak ingin mengganggu bangsa manapun. Tapi kita juga tidak boleh membiarkan diri kita, wilayah kita, kepentingan kita, kekayaan kita diganggu oleh bangsa lain,” ungkap Prabowo.


Pemikiran itulah yang diakuinya kerap dipegang para pendahulu di bidang pertahanan Indonesia. Sepanjang sejarah, pertahanan terkuat Tanah Air adalah kekuatan rakyat.

“Mungkin saat ini secara teknologi tidak bisa mengalahkan kekuatan teknologi bangsa lain, tetapi pertahanan kita berdasarkan pemikiran konsep pertahanan rakyat semesta,” katanya.

“Perang yang terpaksa melibatkan kita adalah perang rakyat semesta, the concept of the tootle peoples war itu adalah doktrin Indonesia selama ini yang lahir dari sejarah kita,” tambahnya.

Prabowo juga menguraikan bahwa seluruh warganegara Indonesia berhak mengikuti bela negara.

"Prasarana kita mungkin dihancurkan, tapi saya yakin Indoensia tidak mungkin diduduki oleh bangsa lain karena seluruh rakyat akan menjadi komponen pertahanan negara ini,” tutupnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya