Berita

Fahri Hamzah/RMOL

Politik

Bentuk Partai Gelora, Fahri: Kan Sekarang Udah Enggak Bisa Kudeta Lagi

MINGGU, 10 NOVEMBER 2019 | 23:53 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah membeberkan alasan membentuk Partai Gelombang Rakyat (Gelora). Menurutnya, partai ini dibentuk karena banyak dorongan dari kader-kader PKS.

"Banyak kader PKS yang mendorongnya untuk mendirikan Partai Gelora lantaran dinilai Indonesia mengalami krisis naratif, krisis kapasitas negara, dan krisis kepemimpinan," ungkap Fahri Hamzah di Restoran Upnormal, Jalan Raya Kemang, Minggu (10/11).

Fahri menambahkan, di masa sekarang sudah tidak bisa meraih kekuasaan dengan cara kudeta.


“Dan itulah satu-satunya cara, menawarkan ide kepada masyarakat. Kan enggak ada cara lain. Kita kan enggak bisa berkuasa melalui kudeta lagi, kita kan harus bikin parpol,” tegasnya.

Saat disinggung terkait Partai Gelora yang banyak diisi oleh mantan orang-orang PKS, Fahri membantahnya.

"Saya kira udah mudah ditangkap lah ya. Nanti waktu akan menjelaskan juga, tapi intinya adalah kita sudah artikulasikan pikiran-pikiran penting, kenapa Gelombang Rakyat Indonesia ini lahir. Di awali dengan tren arah baru yang sudah kita introduksi lebih kurang 2-3 tahun ini,” pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya