Berita

Petinggi Nasdem saat bertandang ke DPP PKS/RMOL

Politik

Gencar Manuver, Surya Paloh Ingin Nasdem Tidak Ada Dalam Bayangan Politik Siapapun

MINGGU, 10 NOVEMBER 2019 | 19:35 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Manuver Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh (SP) yang intens dilakukan saat ini dapat dimaknai sebagai unjuk eksistensi politik.

Demikian yang disampaikan oleh pengamatan politik dari Universitas Indonesia (UI) Ade Reza Hariyadi.

"Pesan utamanya adalah Nasdem merupakan parpol yang mandiri dan tidak dalam bayang-bayang politik siapapun, " ungkapnya saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (10/11).


Menurut Ade, hal ini merupakan sesuatu yang wajar jika dikaitkan dengan berkembangnya kesan publik bahwa masa depan Nasdem tidak hanya sekadar ditentukan oleh peranan SP, namun juga tergantung sejauhmana peran strategis dalam pemerintahan Jokowi.

"Sehingga patut diduga bahwa manuver Nasdem yang cukup agresif diarahkan untuk memperkuat bargaining politik Nasdem yang saat ini peranan kurang strategis jika dibanding periode pertama dalam pemerintahan Jokowi," jelasnya.

Meski begitu, Ade melihat dari sisi etika politik sesungguhnya kurang pas jika Nasdem mengambil peranan yang berlebihan untuk memperbincangkan Pilpres 2024.  

"Bagaimanapun juga Nasdem merupakan pendukung pemerintah yang baru saja terbentuk," imbuhnya.

"Semestinya Nasdem yang juga punya kursi dalam Kabinet lebih fokus pada mengakselerasi peranan para menterinya untuk membantu Jokowi dalam merealisasikan janji-janji kampanyenya," tandas Ade.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya