Berita

Surya Paloh dengan Presiden Jokowi/Net

Politik

Keretakan Jokowi Dengan Surya Paloh Bukan Dibuat-buat

KAMIS, 07 NOVEMBER 2019 | 12:19 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Hubungan yang tidak baik antara Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soakrnaputri, berbuntut pada hubungan Surya dengan Presiden Joko Widodo.

Sindiran Jokowi soal pertemuan Surya dengan Presiden PKS Sohibul Iman bukti di antara keduanya lagi ada masalah.

Dan tambah tidak nyambung lagi, Jokowi ingin tahu apa maksud pertemuan Surya-Sohibul, padahal Surya mengklaim dia sudah memberi tahu Jokowi sebelum bertemu dengan PKS.


"Ini bukti ada komunikasi yang tidak lancar, hubungan mereka dalam keadaan tidak baik," kata pengamat politik Ujang Komarudin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (7/11).

Padahal, lanjut Ujang, lima tahun belakangan atau periode pertama Jokowi, Nasdem dikenal parpol yang sangat loyal ke mantan walikota Solo itu.

"Sekarang, dari manuver dan pernyataan mereka, mereka lagi ada masalah, ada persoalan, mulai terlihat renggang. Dan itu bukan dibuat-buat, bukan drama. Persoalan itu nyata," tutur Ujang.

Presiden Jokowi meminta kepada Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh untuk menjelaskan apa maksud dari pertemuan elit DPP Nasdem dengan DPP PKS beberapa waktu lau.

"Ada apa?" kata Jokowi singkat saat memberikan sambutan pada acara HUT ke-55 tahun Partai Golkar, di Jakarta, Rabu malam (6/11).

Namun, Jokowi mengatakan, di lain waktu akan dijawab oleh Surya.

Jokowi mengaku "iri" dengan pelukan erat Surya dengan Presiden PKS Sohibul Iman di acara pertemuan dua partai itu.

"Sehabis pertemuan beliau dengan Pak Sohibul Iman di PKS. Wajahnya cerah setelah berangkulan dengan Pak Sohibul. Saya tidak tahu maknanya, tapi rangkulannya tidak seperti biasa. Tidak pernah saya dirangkul seperti itu," ujar Kepala Negara.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya