Berita

Yasonna Laoly dan Saysy Santyvong/RMOL

Hukum

Kemenkumham RI Dan Kementerian Kehakiman Laos Teken MoC Dan Capacity Building Bidang Hukum

SENIN, 04 NOVEMBER 2019 | 12:52 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI menjalin kerjasama bidang hukum dengan Kementerian Kehakiman Republik Rakyat Demokratik Laos.

Menkumham RI Yasonna Laoly dan Menteri Kehakiman Laos Saysy Santyvong menandangani Memorandun of Cooperation (MoC) dalam kerjasama tesebut.

"Pertama adalah penandatanganan Memora Of Cooperation (MoC) anatara Kemenkumham dan Kementerian Kehakiman Laos," ujar Yasonna saat jumpa pers didampingi Kementerian Kehakiman Laos di Gedung AHU Kemenkumham, Senin (4/11).


Selain penandatanganan MoC, kata Yasonna, pihaknya bersama Kementerian Kehakiman Laos melalukan kerjasama penguatan sumber daya di bidang hukum lintas negara.
 
"Kedua, join capacity building and training in human right. Jadi satu MoC untuk jangka panjang, Legal Assisten, termasuk pemberantasan tindak pidana organize crime lintas negara," kata Yasonna.

Kerjasama ini secara khusus lebih banyak membahas soal pemberantasan narkotika antar negara-negara di ASEAN khususnya, dan umumnya membahas penegakan hukum lintas negara.

"Kemudian secara khusus narkotika dan lain-lain. (Soal) hukum, expert, dan juga sharing information dan laian-lain," ujarnya.

Sebanyak 20 orang dari berbagai unsur penegak hukum di Indonesia seperti Kepolisian, Kejaksaan, Kemenkumham hingga KPK dilibatkan dalam kerjasama Capacity Buiding Indonesia-Laos ini.

"Kita sedang melakukan capacity building ada 20 orang dari Pemerintah Indonesia dari Kepolisian, KPK, Kemenkumham, dari Kejagung. Jadi ikut dan mereka juga bergabung," demikian Yasonna.

Kerjasama di bidang hukum dengan Laos ini merupakan tindak lanjut antara Kemenkumham dengan Kementerian Kehakiman Laos beberapa waktu lalu di Ibukota Laos Viantiane pada Asian Law Ministers Meeting ke-10 2018.

"Ini tindak lanjut saya dan Kementerian Kehakiman Laos di Viantien pada waktu ada sidang ALMM di sana. Maka ini adalah jawaban atas pertemuan tersebut," kata Yasonna.

Sekadar informasi, Yasonna juga mengungkapkan bahwa Indonesia akan melakukan kerjasama Mutual Legal Assistance (MLA) dengan Rusia. Hanya saja, dia belum menjelaskan detail terkait apa MLA dengan Rusia nanti.

"Dalam waktu dekat saya juga akan menandatangin MLA dgn Rusia. Sudah disepakati draft sudah siap. Jadi ini adalah biasa saja tetapi penting sekali untuk kerjasama hukum," pungkas politisi PDIP itu.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya