Berita

Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy/Net

Nusantara

Wagub Banten: Jangan Percaya Calo CPNS!

KAMIS, 31 OKTOBER 2019 | 05:20 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sebanyak 253 formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) akan dibuka Pemerintah Provinsi Banten di tahun ini.

Para pelamar diminta untuk berhati-hati pada oknum tak bertanggung jawab yang kerap memanfaatkan peluang penerimaan CPNS.

Sejak pertama kali diumumkan penerimaan CPNS, Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy langsung mengajak masyarakat Banten untuk dapat mengikuti seleksi sebagai bagian dari pengabdian diri terhadap nusa dan bangsa.


"Panggilan untuk putra dan putri terbaik Banten, untuk dapat menjadi bagian dari pengabdian terhadap nusa dan bangsa,” kata Andika, Rabu (30/10).

Ia menjelaskan, Pemprov Banten mendapatkan kuota 253 formasi CPNS. Karena itu, dirinya mengingatkan agar calon pelamar lebih berhati-hati terhadap penipuan yang menjanjikan penerimaan CPNS 2019.

"Jangan percaya kalau ada orang yang menjanjikan bisa meloloskan sebagai CPNS, karena itu harus melalui test,"  ungkapnya seperti dikutip RMOL Banten.

Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi pun secara resmi telah mengumumkan terkait dengan rekruitmen CPNS.

Dalam surat nomor B/106-/M.SM.01.00/2019 yang berisi enam poin. Yaitu pada tahun anggaran 2019 akan dibuka penerimaan CPNS di 68 Kementrian / Lembaga, dan 462 Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Kota se Indonesia.

Pada poin kedua dijelaskan pendaftaran akan segera dimulai pada 11 November 2019 mendatang, secara online diseluruh Indonesia melalui situs SSCASN BKN.

Kemudian diberitakan bahwa pelamar hanya dapat mendaftar dalam satu instansi dan satu formasi jabatan di Kementrian Lembaga atau Pemerintah tingkat daerah.

Selanjutya Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan Computer Assisted Test (CAT) yang rencananya akan dimulai pada Februari 2020 dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) pada bulan maret 2020.

Pemerintah juga mengingatkan agar para calon pelamar CPNS dapat lebih berhati hati terhadap kemungkinan terjadinya penipuan berkaitan dengan proses penerimaan CPNS tersebut.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya