Berita

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan/Net

Dunia

Di Bawah Ancaman Sanksi AS, Turki Tetap Nekat Beli Minyak Iran

JUMAT, 27 SEPTEMBER 2019 | 16:48 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Turki menyatakan dengan tegas tidak akan berhenti membeli minyak dan gas alam dari Iran, meski terancam mendapat sanksi ekonomi dari Amerika Serikat. Hal tersebut diungkapkan oleh Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan saat kembali ke Turki usai menghadiri pertemuan tahunan Sidan gUmum PBB di New York.

"Saat ini, tidak mungkin untuk mengatur ulang hubungan kami dengan Iran dalam hal minyak dan gas alam. Kami akan mendapatkan gas kami lagi dari sana," ujar Erdogan seperti dikutip Sputnik.

Erdogan menjelaskan, saat ini perusahaan-perusahaan swasta tidak membeli minyak Iran karena mereka takut ancaman AS. Tetapi Turki akan melanjutkan hubungan dengan Iran.


Bahkan, secara khusus, Erdogan juga menekankan bahwa Turki tidak takut dengan kemungkinan sanksi AS. Karena kerja sama ekonomi dengan Iran sangat penting.

Pekan lalu, AS memberikan sanksi baru terhadap Iran. Negeri Paman Sam itu menuding Iran bersalah atas serangan terhadap fasilitas minyak Arab Saudi. AS bahkan memasukkan Bank Sentral Iran ke dalam daftar hitam mereka.

Setelah pengumuman sanksi baru terhadap Iran itu, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo mengatakan AS juga akan memberikan hukuman kepada beberapa perusahaan China yang mengangkut minyak Iran.

Diketahui, ini bukan kali pertama Erdogan menentang sanksi AS. Sebelumnya, Kongres AS mengancam akan menghukum Turki secara ekonomi karena pembelian sistem petahanan udara S-400 dari Rusia. Namun, Erdogan berulang kali menyatakan akan tetap melanjutkan perjanjian pembelian dengan Rusia.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya