Berita

Malindo Air/Net

Dunia

Malindo Air Tuding Pelaku Kebocoran Data Adalah Karyawan E-Commerce

RABU, 25 SEPTEMBER 2019 | 12:47 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Maskapai asal Malaysia, Malindo Air akhirnya memberi tanggapan perihal isu kebocoran data penumpang. Maskapai bertarif rendah ini menyebut, kebocoran jutaan data penumpang dilakukan oleh dua mantan karyawan e-commerce.

Berdasarkan hasil penyelidikan Malindo, kekduanya merupakan mantan karyawan e-commerce, GoQuo (M) Sdn Bhd yang berkantor pusat di India. Mereka mengakses dan mencuri data pribadi pelanggan.

"Masalah ini telah dilaporkan  dilaporkan kepada kepolisian Malaysia dan India," tulis Malindo Air dalam keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (25/9).


Untuk mencegah kejadian serupa terulang, Malindo Air mengaku telah bekerja sama dengan berbagai lembaga terkait, termasuk Komisaris Perlindungan Data Pribadi Malaysia dan Badan Keamanan Siber Nasional, serta beberapa mitra di luar negeri.

Pihak Malindo Air pun menegaskan insiden ini tidak mengganggu keamanan data atau penyedia cloud Amazon Web Services sehingga tidak ada detail pembayaran penumpang yang disalahgunakan.

Guna meninjau infrastruktur dan proses data, Malindo Air juga telah melibatkan ahlli data dan keamanan siber khusus.

Kebocoran data ini diungkap oleh perusahaan keamanan siber, Kaspersky yang menunjukkan terjadi transaksi jual beli data penumpang Malindo Air secara ilegal. Merespons laporan tersebut, Malindo Air langsung menerjunkan tim khusus untuk melakukan penyelidikan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya