Berita

Mahasiswa di dekat Pasar Palmerah/RMOL

Politik

Mahasiswa Bertahan Di Pasar Palmerah Meski Dihujani Gas Air Mata

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 | 21:20 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ribuan mahasiswa yang dipukul mundur dari belakang gedung DPR masih enggan membubarkan diri. Mereka masih bertahan di dekat Pasar Palmerah.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, massa juga masih terlihat memadati jalanan Palmerah. Akibatnya, arus lalu lintas di sekitar areal belakang DPR dan Jalan Raya Palmerah menuju Pejompongan macet parah.

Pihak kepolisian masih terus mencoba memukul mundur mahasiswa agar membubarkan diri dengan tembakan gas air mata.


Namun tembakan gas air mata tidak membuat massa jera. Mahasiswa justru bersorak saat gas air mata meledak ke arah mereka.

"Huuuu huuu," teriak mereka secara kompak, Selasa (24/9).

Asap gas air mata yang memedihkan mata memang membuat mahasiswa sempat mundur. Tapi tak lama berselang, mereka maju lagi ke arah gedung dewan.

Tak sedikit mahasiswa yang mengalami sesak napas akibat terkena gas air mata.

Salah satu massa aksi yang tak mau disebutkan namanya mengurai bahwa sebagian besar mahasiswa yang bertahan di Palmerah ingin bergerak ke Gelora Bung Karno menemui rekan-rekannya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya