Berita

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson/Net

Dunia

Inggris Ikut AS Dan Arab Saudi Tuding Iran Penyerang Aramco

SENIN, 23 SEPTEMBER 2019 | 22:31 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson akhirnya mengeluarkan pandangan mengenai penyerangan terhadap fasilitas minyak Arab Saudi, Aramco, sepekan lalu.

Sama seperti Amerika Serikat dan Arab Saudi, Inggris menyatakan Iran bertanggung jawab atas serangan tersebut.

"Saya dapat memberi tahu anda bahwa Inggris mengaitkan tanggung jawab dengan tingkat probabilitas yang sangat tinggi kepada Iran untuk serangan Aramco," ujarnya kepada wartawan di pesawat ketika menuju ke New York seperti yang dimuat The National, Senin (23/9).


Pernyataan Johnson mengikuti pernyataan AS dan Arab Saudi yang juga menyalahkan Iran. Inggris menolak klaim pemberontak Houthi yang menyatakan bertanggung jawab atas serangan pesawat tak berawak ke Arab Saudi pada 14 September lalu.

Johnson menilai Iran sangat mungkin untuk menggunakan UAV (kendaraan udara tak berawak), baik drone maupun rudal jelajah. Oleh karenanya, Johnson mengatakan Inggris akan bekerja sama dengan AS dan Eropa untuk membangun narasi yang mencoba mengurangi ketegangan di wilayah Teluk Persia.

Namun ketika ditanya mengenai tanggapan yang dimaksud adalah tindakan militer, Johnson menjawab diplomatis.

"Kami akan mempertimbangkan dengan cara apa kami bisa berguna dan tergantung pada apa rencana tepatnya,” pungkasnya.

Johnson pergi ke New York untuk menghadiri pertemuan tahunan Majelis Umum PBB. Di sela-sela kegiatan tersebut, Johnson dijadwalkan bertemu dengan Presiden Iran Hassan Rouhani pada Selasa (24/9) untuk membahas serangan Aramco. 

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya