Berita

Smart SIM/Net

Politik

Smart SIM Sudah Bisa Dibuat Di Ibukota Provinsi

MINGGU, 22 SEPTEMBER 2019 | 18:18 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melalui Korps Lalu Lintas resmi meluncurkan Smart SIM. SIM baru ini memiliki banyak keunggulan.

Tidak hanya berisi data diri pengendara kendaraan bermotor, tapi juga bisa merekam catatan pelanggaran yang dilakukan dan bisa untuk uang elektronik.

Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Refdi Andri menegaskan bahwa pembuatan Smart SIM sudah bisa dioperasionalkan mulai hari ini, utamanya di ibukota-ibukota provinsi di Indonesia.


"Registrasi online untuk SIM C dan A. Demikian juga untuk yang lain-lain tentu kita juga akan meningkatkan sentra pelayanan pada sarpras, sambil kita berbenah untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat," ucapnya saat meluncurkan Smart SIM di dalam Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-46, di Hall Basket, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (22/9).

Refdi menuturkan, SIM lama yang belum habis masa berlakunya tetap dimanfaatkan dan digunakan pemilik sebagai bukti legitimasi operasional.

Dia mengingatkan agar pemilik SIM yang sudah akan habis masa berlakunya, agar segera melakukan perpanjangan. Jangan sampai nanti pada waktunya sudah habis dilakukan uji ulang.

“Registrasi online sudah bisa dilakukan mulai hari ini. Siapa pun yang membuat SIM pada hari ini, utamanya tentu ibukota-ibukota provinsi karena material SIM lama juga masih ada. Kita secara bertahap juga akan kirimkan ke Polres. Artinya, semua kota dan kabupaten juga pada saatnya akan diberikan material SIM itu (Smart SIM)," jelasnya.

Refdi menyebutkan, tidak ada perubahan biaya dalam pembuatan Smart SIM, semua sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 60/2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Hadir juga dalam perayaan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-46, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono, pejabat tinggi Polri, Ombudsman, dan lainnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Indonesia Siap Fasilitasi Dialog Junta dan Kelompok Etnis Myanmar

Kamis, 16 Juli 2026 | 14:07

Status Tersangka Febrie Adriansyah Sempat Diralat, Yusril Harap Kejagung On The Track

Kamis, 16 Juli 2026 | 14:05

Kemlu Pastikan Penutupan Bandara di Arab Saudi Tak Berdampak pada Jemaah Umrah Indonesia

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:51

Prabowo Resmikan Groundbreaking PSN LNG Abadi Masela dari Istana

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:47

Kemlu Ungkap Kondisi Terkini WNI Usai AS Kembali Menyerang Iran

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:45

Pemerintah Siapkan Pajak 0 Persen hingga 50 Tahun untuk Pengusaha

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:43

Menko PM Dorong USG Jadi Pusat Lahirnya SDM Unggul Indonesia

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:23

Imparsial Desak Perpres Nomor 66/2025 Dicabut

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:23

Mendagri Pilih Bungkam soal Fenomena Sekolah Sepi Murid

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:22

Lionel Messi Bawa Argentina ke Final Piala Dunia 2026

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:14

Selengkapnya