Berita

Unjuk rasa anti pemerintah di Mesir/Net

Dunia

Tuntut Presiden Mesir Mundur, Ribuan Orang Turun ke Jalan

SABTU, 21 SEPTEMBER 2019 | 10:37 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Unjuk rasa kembali muncul di Mesir. Kali ini ribuan pengunjuk rasa pro demokrasi berbaris di jalanan kota-kota di Mesir untuk menuntut pengunduran diri Presiden Abdel Fattah el-Sisi, Jumat malam (20/9).

Al Jazeera melaporkan, pengunjuk rasa yang dikenal dengan anti-Sisi ini melakukan aksinya di Kairo, Alexandria dan Suez. Dalam video yang tersebar di media sosial, anti-Sisi meneriakan "Bangkit, jangan takut. Sisi harus pergi!" dan "rakyat menuntut jatuhnya rezim".

Ketika pengunjuk rasa mencoba mendekati Lapangan Tahrir di Kairo, para petugas berseragam mulai beraksi. Dilaporkan terjadi aksi penembakan gas air mata  dan beberapa penangkapan di ibukota.


Lapangan Tahrir sendiri adalah tempat unjuk rasa untuk menggulingkan Hosni Mubarak pada 2011.

Aksi unjuk rasa diketahui terjadi setelah seorang pengusaha sekaligus aktor asal Mesir, Mohamed Ali menuduh el-Sisi melakukan korupsi dan meminta rakyat Mesir untuk turun ke jalan dan menuntut el-Sisi menanggalkan posisinya.

"Jika el-SIsi tidak mengumumkan pengunduran dirinya pada Kamis (19/9), maka rakyat Mesir akan keluar ke kota pada Jumat (20/9) sebagai protes," ujar Ali dalam sebuah video yang diunggah pada Selasa (17/9).

Ali sendiri memulai mengunggah video pada 2 September. Video-videonya telah ditonton sebanyak ratusan ribu kali. Ketika unjuk rasa  pecah, Ali juga mengunggah video untuk mendorong rakyat Mesir agar tetap kuat dan terus menuntut  hak mereka.

"Tuhan itu sudah cukup hebat. Aku ingin kembali ke Mesir. Aku merindukan Mesir dan bangsaku. Semoga Tuhan menguatkan tekadmu," ujar Ali dalam videonya. Saat ini, Ali sendiri mengasingkan diri.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya