Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Bamsoet: Jangan Sampai Karhutla Ganggu Negara Tetangga

MINGGU, 15 SEPTEMBER 2019 | 13:02 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerintah harus betul-betul mengoptimalkan mekanisme hujan buatan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Sumatera, khususnya Riau.

"Semua upaya harus dilakukan oleh kita semua," ujar Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Minggu (15/9).

Bamsoet, begitu dia karib disapa, menyebut banyak aspek yang akan terdampak oleh kabut asap sebagai akibat dari karhutla.


Aspek utama memang kondisi kesehatan masyarakat. Kata Bamsoet, ada aspek ekonomi dan hubungan diplomatik yang juga akan terdampak utamanya pada negara tetangga.

"Jangan sampai musibah kebakaran ini bisa mengganggu perekonomian kita, mengganggu kesehatan masyarakat kita dan mengganggu tetangga negara kita," tukasnya.

Sebelumnya, Pemerintah sepakat membentuk satuan tugas pembuat hujan buatan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kesepakatan tersebut dicapai setelah Menteri Koordinatoor Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto saat memimpin rapat koordinasi Karhutla di Jakarta, Jumat (13/9).

Rapat tersebut dihadiri Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Kepala BNPB Doni Monardo, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, serta sejumlah perwakilan pemerintah daerah terdampak bencana karhutla.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

KPK Panggil PNS dan Karyawan Swasta di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21

Kapolda Riau: Penghargaan Nugraha Sakanti Prestasi Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20

Mahfud MD Ajak Masyarakat Tetap Cintai Polri Seburuk Apa Pun Kinerjanya

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16

KPK Panggil Sejumlah Pejabat Imigrasi di Kasus Pemerasan Silmy Karim

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10

KPK Masih Periksa Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48

Audit Dugaan Penyimpangan Impor Sianida PPI, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39

Komisi I DPR Ungkap Alasan Draf RUU KKS Belum Dibuka ke Publik

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35

Bos Maktour yang Juga Mertua Dito Ariotedjo Dipanggil KPK

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21

Masih Penyesuaian Sistem, Pajak Olshop di Marketplace Berlaku Mulai 1 Agustus

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16

Prabowo Layak Dicontoh Bagi Siapa Pun yang Ingin Jadi Presiden

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01

Selengkapnya