Berita

Kebakaran kebun tebu/Net

Nusantara

Ratusan Hektare Kebun Tebu PTPN VII Habis Dilalapi Jago Merah

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 | 04:16 WIB

Musim kemarau berkepanjangan menjadi salah satu faktor kebakaran hutan dan lahan terjadi. Setidaknya hal tersebut terjadi pada lahan tebu milik PTPN VII yang dilalap jago merah di Lampung dan Sumatera Selatan (Sumsel).

Ada dua lahan perkebunan tebu milik perusahaan BUMN itu yang terbakar di Lampung dan Sumatera Selatan (Sumsel), yaitu milik pabrik gula Cinta Manis dan Bunga Mayang.
 
Perkebunan milik Cinta Manis yang terbakar berada di Kabupaten Ogan Ilir Sumsel. Sementara Bunga Mayang berada di Kabupaten Lampung Utara.
 

 
Sudah ada 115 hektare perkebunan tebu yang terbakar di PTPN 7 Cinta Manis.
 
"Tanaman tebu yang siap panen atau tebang daunya sudah banyak yang tua dan cendrung mengering sehingga gampang terbakar saat musim kemarau ini" ungkap Direktur Operasional PT Numa Cima Nusantara, Dicky Cahyono, Jumat (13/9).
 
Namun demikian, Dicky memastikan bahwa pihaknya selalu siaga agar kebakaran tidak meluas. Perusahaan, katanya, telah menetapkan prosedur Standar Operasi Zero Burning dalam setiap proses produksi.
 
Dia menambahkan perusahaanya telah menyiapkan sarana berupa 4 unit mobil pemadam kebakaran, 15 unit traktor damkar, 2 unit mobil patroli dan 12 unit traktor penyekat untuk antisipasi kebakaran lahan.
 
"Semua dalam kondisi siaga,” tutupnya seperti dikutip RMOL Lampung. Laporan: Rivaldy

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya