Berita

Bendera Hanura/Net

Nusantara

Wakil Ketua Hanura Lampung Jadi Tersangka Gara-Gara Laporan Ketuanya

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 | 03:27 WIB

Polda Lampung resmi menetapkan Wakil Ketua DPD Hanura Lampung, Nazarudin sebagai tersangka atas dugaan pencemaran nama baik.

Pelapornya adalah Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Lampung, Benny Uzer yang merasa nama baiknya dicemarkan.
 
Kuasa Hukum Beny Uzer, Bambang Hartono mengatakan bahwa Nazarudin dilaporkan karena diduga menyebarkan berita bohong melalui media sosial WhatsApp Group partai dan pribadi.


Nazarudin bahkan mengumpat “Benny Uzer: Setan dan Iblis” dalam sebarannya itu.
 
"Sudah empat saksi diperiksa, termasuk ahli bahasa dan hukum pidana," ujarnya seperti dikutip RMOL Lampung, Jumat (13/9).

Dirreskrimsus Polda Lampung Kombes Pol Subakti melalui Kasubdit V Cyber Crime Kompol Rahmat membernarkan bahwa sudah naik status Nazarudin ke penyidikan.
 
Nazarudin kini terancam pidana 4 tahun penjara sesuai pasal 27 Ayat 3 UU ITE. Laporan: Rivaldy

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya