Berita

Pemukiman di Maale Adumim, Tepi Barat/AFP

Dunia

Liga Arab: Rencana Netanyahu Mencaplok Tepi Barat Adalah Agresi

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019 | 05:51 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Menteri Luar Negeri (Menlu) negara-negara yang tergabung dalam Liga Arab mengecam rencana Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mencaplok bagian-bagian Tepi Barat. Sebab rencana tersebut dianggap sebagai agresi dan merusak peluang penyelesaian damai dengan Palestina.

"(Liga Arab) mengangggap pengumuman Israel berbahaya sebagai sebuah agresi baru dengan niat melanggar hukum internasional," ujar Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Adel Al-Jubeir setelah pertemuan sesi darurat Liga Arab di Kairo, seperti dimuat Gulf Today, Rabu (11/9).

Selain itu, Liga juga menganggap pernyataan tersebut akan merusak pondasi peluang perdamaian.


Para Menlu Arab sebelumnya melakukan pertemuan di Kairo, Mesir. Setelah Netanyahu membuat pengumuman yang disiarkan langsung, Dewan Liga Arab menambahkan sesi darurat untuk membahas persoalan tersebut.

Ada sekitar 65.000 warga Palestina dan 11.000 pemukiman Israel yang tinggal di Lembah Jordan dan wilayah Laut Mati Utara. Netanyahu pun berencana mencaplok wilayah tersebut jika ia memenangkan pemilihan umum pada 17 September mendatang.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya