Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Koalisi Saudi Tembak Jatuh Drone Houthi

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019 | 01:19 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pasukan gabungan koalisi yang dipimpin Arab Saudi mengaku telah menembak jatuh sebuah drone yang diluncurkan militan Houthi, Rabu (11/9). Drone tersebut diduga menuju Kota Najran, Arab Saudi.

"Semua serangan pesawat tak berawak yang dilakukan oleh milisi teroris pasti gagal," ujar Jurubicara koalisi Saudi, Kolonel Turki Al Maliki dilansir Gulf Today.

Al Maliki juga manambahkan, koalisi akan terlibat dalam setiap ancaman untuk mencegah korban sipil. Koalisi berupaya untuk menetralisir dan menghancurkan Houthi sesuai dengan aturan hak asasi manusia internasional dan hukum humaniter internasional.


Sementara pada awal September lalu, koalisi Saudi diketahui meluncurkan serangan udara ke sebuah penjara yang diduga sebagai gudang senjata pemberontak Houthi. Akibatnya, lebih dari 100 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka.

Koalisi Saudi mulai mengintervensi Perang Yaman pada 2015. Koalisi ini terdiri dari negara-negara Arab di Teluk, seperti UAE, Kuwait, Bahrain, hingga Mesir. Intervensi ini bertujuan untuk melawan pemberontak Houthi yang didukung oleh Iran.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya