Berita

Ilustrasi kemacetan Jakarta/Net

Nusantara

Demokrat: Gage Tidak Kurangi Jumlah Kendaraan, Tapi Tambah Durasi Mobil Di Jalan

RABU, 11 SEPTEMBER 2019 | 10:20 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kebijakan perluasan ganjil genap (Gage) di 25 ruas jalan Jakarta bertujuan mengurangi kemacetan dan mengembalikan masyarakat agar terbiasa menggunakan transportasi publik.

Penerapan aturan ini telah disosialisasikan sejak tanggal 7 Agustus dan resmi diberlakukan pada Senin 9 September kemarin.

Namun demikian, nampaknya kebijakan tersebut masih jauh dari harapan. Sebab laporan tilang hari pertama dari Ditlantas Polda Metro Jaya mencatat sebanyak 1904 pengendara roda empat atau lebih melanggar aturan ini.


Rata-rata pengendara ini mengaku masih kebingungan  ruas jalan mana saja yang terkena sasaran kebijakan perluasan Gage.

Menanggapi persoalan tersebut Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat (PD) Ferdinand Hutahaean  menyatakan perluasan ganjil genap justru menimbulkan masalah baru di Jakarta.

"Ganjil genap ini tidak mengurangi jumlah kendaraan di jalan, tapi menambah lama durasi mobil di jalan karena muter-muter melalui jalur alternatif, " ungkap Ferdinand melalui Twitter pada Rabu (11/9).

Selain itu, Ferdinand juga menyindir Gubernur DKI Jakarya Anies Baswedan terkait hal ini. "Kalau dikasih tau, pendukungnya ngamuk-ngamuk di timeline," katanya.

Anies sendiri mengatakan, akan melihat laporan ganjil genap dari Dinas Perhubungan dan akan mengevaluasi laporan tersebut.

Diketahui, bagi pengendara yang melanggar dan terkena tilang, siap-siap harus merogoh kantong untuk membayar denda sebesar Rp 500 ribu.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Bandit Keuangan Terorganisir

Minggu, 20 September 2026 | 00:02

Perjuangkan Hak Retaker, Willy Aditya: Republik Berdiri dari Tangan Dokter

Sabtu, 19 September 2026 | 23:58

Kemenkeu Tahan SAL Rp200 Triliun di Bank Hingga Juli 2027

Sabtu, 19 September 2026 | 23:32

KSAD Siapkan Helikopter Mi-35M Buatan Rusia untuk Misi Kemanusiaan di Papua

Sabtu, 19 September 2026 | 23:21

Disorot Publik, Nusron Wahid Ternyata Sudah Mundur dari Pengurus Golkar

Sabtu, 19 September 2026 | 22:47

Sektor Pariwisata RI Stagnan, Indonesia Kalah Cepat dari Vietnam

Sabtu, 19 September 2026 | 22:34

Kopasgat dan Satgas Habema Tangkap Pentolan OPM Abdon Kisamdu

Sabtu, 19 September 2026 | 21:56

PP IPA Dukung Prabowo Gratiskan Biaya Pendidikan SD hingga Universitas Negeri

Sabtu, 19 September 2026 | 21:37

Selebgram Jule Tak Jadi Tersangka Meski Konsumsi Etomidate, Ini Penjelasan Polisi

Sabtu, 19 September 2026 | 21:31

Bongkar Praktik Shadow Economy WNA di Bali, Hotel Lokal Terancam Kalah Saing

Sabtu, 19 September 2026 | 20:31

Selengkapnya