Berita

Bendera Partai Demokrat/Net

Nusantara

Calon Pimpinan DPRD DKI Dari Demokrat Masih Digodok DPP

SELASA, 10 SEPTEMBER 2019 | 16:22 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Demokrat masih belum memutuskan nama calon yang bakal duduk di pimpinan DPRD DKI Jakarta.

Anggota Fraksi Demokrat DPRD DKI Jakarta Achmad Nawawi mengaku rekomendasi nama untuk calon pimpinan DPRD masih berada di tangan DPP Partai Demokrat.

"Sebab penunjukan pimpinan dewan dan fraksi merupakan kewenangan mutlak DPP," katanya kepada wartawan,  Selasa (10/9).


Nawawi menjelaskan, Demokrat memiliki panduan untuk penunjukan calon pimpinan DPRD. Dalam panduan itu, ketua DPD Demokrat mengusulkan nama yang akan diusung ke pimpinan pusat.

“Selanjutnya DPP yang merekomendasikan A, B, C-nya,” tegas Nawawi.

Dia menegaskan bahwa kewenangan mutlak dalam penunjukan pimpinan dewan diserahkan kepada DPP. Dari nama yang diusulkan tersebut bisa saja dianulir dan DPP menentukan nama lain.

Saat disinggung soal siapa saja nama-nama yang diusulkan, Nawawi mengaku tidak tahu sama sekali.

"Itu urusan ketua DPD," imbuhnya.

Sejumlah syarat yang tertuang dalam petunjuk Partai Demokrat di antaranya adalah minimal berijazah S1 dan suara terbanyak dalam pemilu.

"Persyaratannya dilengkapi seluruhnya, loyalitas kader dan sebagainya ada," jelasnya.

Pihaknya optimistis rekomendasi turun sebelum tanggal 16 September. Pihaknya pun telah menyampaikan batas waktu ini kepada DPP Demokrat.

"Insyaallah tanggal 17 sudah turun rekomendasi DPP,"  demikian Nawawi.

Demokrat merupakan salah satu dari lima partai yang memperoleh kursi terbanyak di DPRD DKI. Dengan itu, Demokrat berhak mengusulkan salah satu kader terbaiknya  untuk menjadi pimpinan DPRD.

Selain Demokrat, partai lainnya yang belum mengusulkan nama calon pimpinan, yakni PDI Perjuangan. Namun untuk ketiga partai yang lain sudah menyerah nama calonnya.

Ketiga partai tersebut adalah dari PAN mengajukan anak Ketua MPR Zulkifli Hasan, Zita Anjani;  PKS mengajukan Ketua Dewan Syuro DPW DKI Suhaimi; dan Gerindra menunjuk M. Taufik.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Bandit Keuangan Terorganisir

Minggu, 20 September 2026 | 00:02

Perjuangkan Hak Retaker, Willy Aditya: Republik Berdiri dari Tangan Dokter

Sabtu, 19 September 2026 | 23:58

Kemenkeu Tahan SAL Rp200 Triliun di Bank Hingga Juli 2027

Sabtu, 19 September 2026 | 23:32

KSAD Siapkan Helikopter Mi-35M Buatan Rusia untuk Misi Kemanusiaan di Papua

Sabtu, 19 September 2026 | 23:21

Disorot Publik, Nusron Wahid Ternyata Sudah Mundur dari Pengurus Golkar

Sabtu, 19 September 2026 | 22:47

Sektor Pariwisata RI Stagnan, Indonesia Kalah Cepat dari Vietnam

Sabtu, 19 September 2026 | 22:34

Kopasgat dan Satgas Habema Tangkap Pentolan OPM Abdon Kisamdu

Sabtu, 19 September 2026 | 21:56

PP IPA Dukung Prabowo Gratiskan Biaya Pendidikan SD hingga Universitas Negeri

Sabtu, 19 September 2026 | 21:37

Selebgram Jule Tak Jadi Tersangka Meski Konsumsi Etomidate, Ini Penjelasan Polisi

Sabtu, 19 September 2026 | 21:31

Bongkar Praktik Shadow Economy WNA di Bali, Hotel Lokal Terancam Kalah Saing

Sabtu, 19 September 2026 | 20:31

Selengkapnya