Berita

Kondisi udara di Malaysia masih buruk akibat terkena kabut asap dari wilayah Indonesia/Net

Dunia

Terpapar Asap Dari Indonesia, Malaysia Sebar Setengah Juta Masker

SELASA, 10 SEPTEMBER 2019 | 14:29 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Tingkat polusi di Malaysia akibat asap kebakaran hutan di Indonesia semakin mengkhawatirkan. Pemerintah Malaysia pun membagi setengah juta masker untuk mengurangi risiko akibat terpapar asap.

"Kami mendapatkan 500 ribu masker dan mengirimnya ke cabang agensi di Serawak," begitu pernyataan Agensi Pengurusan Bencana Negara (NADMA), Selasa (10/9), seperti dikabarkan Channel News Asia.

NADMA yang bekerja sama dengan Departemen Pendidikan juga telah mengirimkan masker ke sekolah-sekolah yang terkena dampak. Menurut Departemen Pendidikan Malaysia, ada 409 sekolah dasar dan menengah di Serawak yang ditutup pada hari ini. Akibatnya, 150 ribu siswa terpaksa belajar di rumah di tengah jadwal ujian nasional yang semakin dekat.


Indeks Polusi Udara (API) di Serawak, yang berbatasan langsung dengan Kalimantan, memang telah mencapai tingkat tidak sehat pada Selasa (10/9). Bahkan satu kabupaten mendapat poin 201 atau sangat tidak sehat. Tingkat tidak sehat juga dicatat di lima negara bagian lainnya.

Pekan lalu, Malaysia menyatakan akan mengirim nota diplomatik ke Indonesia untuk mendesak segera dilakukan tindakan mengatasi kabut asap. Selain itu, Malaysia juga telah menawarkan bantuan kepada Indonesia untuk memadamkan api.

Dalam beberapa pekan terakhir, Indonesia sendiri telah mengirim ribuan personel untuk memadamkan api. Serta mengumumkan keadaan darurat di 6 provinsi di Sumatera dan Kalimantan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya