Berita

Boris Johnson tetap teguh soal Brexit, dengan atau tanpa kesepakatan/Net

Dunia

Terus Dapat Tentangan, Boris Johnson Tegaskan Brexit Tak Akan Ditunda

SELASA, 10 SEPTEMBER 2019 | 11:04 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson bersikukuh tidak akan melakukan perpanjangan tenggat waktu Brexit, meski parlemen telah menolak dengan tegas gagasan 'No Deal Brexit' yang diusungnya, Selasa (10/9).

Dimuat oleh Reuters, Parlemen Inggris telah mengeluarkan Undang-undang yang akan memaksa Johnson untuk menunda Brexit hingga 2020. Kecuali jika memang Johnson berhasil mendapatkan kesepakatan pemisahan.

Namun, Johnson yang seakan terobsesi dengan Brexit justru menyatakan bahwa ia akan terus berusaha mengeluarkan Inggris dari Uni Eropa, dengan atau tanpa kesepakatan. Johnson sendiri mengaku akan berusaha melanjutkan negosiasi dengan kesepakatan. Namun jika kesepakatan tidak dicapai, Brexit tetap akan terjadi.


"Saya akan pergi ke pertemuan penting itu pada 17 Oktober dan tidak peduli berapa banyak hambatan yang diciptakan parlemen. Saya akan berusaha mendapatkan kesepakatan untuk kepentingan nasional. Pemerintah tidak akan menunda Brexit lebih lama," ujar Johnson.

Meski demikian, para pemimpin Uni Eropa menyatakan bahwa pihaknya belum menerima proposal spesifik dari pihak Johnson menjelang pertemuan puncak UE pada 17 dan 18 Oktober mendatang.

Ketidakjelasan ambisi Jonson ini memicu ketegangan di House of Commons. Johnson tak hanya ditentang oleh oposisi, namun juga anggota partai pendukungnya. Sekitar 21 anggota Partai Konservatif yang mengusung Johnson bahkan memberikan suara untuk penundaan Brexit.

"Kita tidak siap untuk mengambil risiko bencana tanpa kesepakatan," ujar Pemimpin Partai Buruh,  Jeremy Corbyn, yang merupakan oposisi Johnson.  

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya