Berita

Tim Pelajar DKI Jakarta mampu bersaing dengan pelajar luar negeri/Istimewa

Nusantara

Tim Pelajar DKI Jakarta Raih Peringkat Kedua Dalam Olimpiade Metropolis Moskow

SELASA, 10 SEPTEMBER 2019 | 10:37 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Para pelajar Indonesia membuktikan diri tak kalah dari pelajar asing dari Eropa maupun Asia. Hal ini dibuktikan dengan prestasi yang diraih Tim Pelajar DKI Jakarta dalam IOM 2019 di Kota Moskow, Rusia.

Tim Pelajar DKI Jakarta berhasil meraih peringkat kedua dalam The IV International Olympiad of Metropolises (IOM) yang berlangsung antara 1-6 September 2019 di Moskow.

Selain Jakarta, ada 8 kota lain yang menepati peringkat kedua. Yaitu Belgrade, Minsk, Sofia, Krakow, Zagreb, Hanoi, Hong Kong, dan Istanbul.


Sementara peringkat pertama ditempati Moskow, St. Petersburg, dan Shanghai. Untuk peringkat ketiga diraih tim dari 15 kota. Yaitu Yerevan, Lima, Budapest, Baku, Kishinev, Almaty, Beijing, Harbin, Innsbruck, Bishkek, Banja Luka, Bratislava, Chengdu, Leipzig, dan Dresden.

Olimpiade ini diikuti oleh 45 kota besar dunia dari 32 negara di Eropa, Afrika, Amerika, dan Asia. Kota-kota yang ikut serta tersebut adalah yang memiliki hubungan dan kerja sama dengan Moskow dalam bentuk kota kembar (sister city). Dari Asia Tenggara hanya diikuti oleh Jakarta dan Hanoi.

Olimpiade ini sendiri memperlombakan 4 bidang disiplin ilmu. Yaitu Matematika, Fisika, Kimia, dan Informatika. Masing-masing bidang diikuti 2 peserta dari tiap kota.

Pada kategori perorangan, Tim Pelajar DKI Jakarta yang terdiri dari 8 siswa berhasil meraih 8 medali. Rinciannya 4 medali perak dan 4 medali perunggu. Keempat medali perak berasal dari bidang Matematika (2 medali), Kimia (1 medali), dan Informatika (1 medali). Sedangkan medali perunggu diraih dari cabang Fisika (2 medali), Kimia (1 medali), dan Informatika (1 medali).

Tim Pelajar DKI Jakarta dibagi sesuai kategori ilmu yang dilombakan. Gabriela Erin Mariangel (SMA BPK 1 Penabur) dan Steven Fernaldy Tanno (SMAK BPK 6 Penabur) untuk bidang Matematika, Fadli Januar (SMANU MH Thamrin) dan Rayhan Danendra Wiracalosa (SMAN 14 Jakarta) untuk bidang Fisika.

Sementara di bidang Kimia diwakili Leon Ritchie Salim (SMA Springfield) dan Mark Soesanto (SMAK BPK 1 Penabur). Lalu Rama Aryasuta Pengestu (SMA Kanisius) dan Nabil Ibadurrahman Ervatra (SMANU MH Thamrin) memperkuat bidang Informatika.

Mark Soesanto, salah satu peserta Tim Pelajar DKI Jakarta merasa seru bisa mengikuti olimpiade. Menurutnya kesempatan bertemu dengan para peserta dari berbagai kota di dunia, saling mengenal satu sama lainnya, termasuk budayanya, adalah suatu pengalaman yang tidak terlupakan.

“Keikutsertaan pada olimpiade ini sangat bagus untuk mengukur sejauh mana kemampuan kita dibanding para peserta dari kota atau negara lain” ,kata Mark Susanto yang mempersembahkan medali perunggu, dalam keterangan tertulis KBRI Moskow, Senin (9/9).

Tentu saja, keikutsertaan Tim Pelajar DKI Jakarta didukung oleh KBRI Moskow. Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, M. Wahid Supriyadi bahkan memberikan dukungan langsung kepada Tim Pelajar DKI Jakarta. Karena keberhasilan mereka tidak hanya membawa nama baik ibukota, tetapi juga Indonesia secara keseluruhan.

“Tim pelajar kita sudah berupaya maksimal dengan hasil yang mengembirakan. Raihan ini menunjukan kemampuan yang dimiliki tim pelajar kita tidak kalah dengan para pelajar dari bebagai kota besar di negara-negara lainnya di dunia,” kata Dubes Wahid Supriyadi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya