Berita

Hong Kong teres bergejolak/Net

Dunia

Pengunjuk Rasa Minta Bantuan AS, Pemerintah China: Hong Kong Adalah Bagian Tak Terpisahkan

SENIN, 09 SEPTEMBER 2019 | 12:54 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah China menegaskan tak akan melakukan kompromi dengan segala hal dan upaya pemisahan Hong Kong, karena Hong Kong adalah bagian yang tidak terpisahkan dari China. Begitu kutipan media pemerintah China pada Senin (9/9), sehari setelah pengunjuk rasa Hong Kong meminta bantuan Presiden AS, Donald Trump untuk membebaskan kotanya.

"Hong Kong adalah bagian yang tidak terpisahkan dari China, dan tidak ada yang bisa menentang, baik pengunjuk rasa, maupun pasukan asing yang memainkan permainan kotor mereka," tulis surat kabar China Daily seperti yang dikutip oleh Reuters.

Surat kabar pemerintah China tersebut juga menyatakan bahwa pengunjuk rasa Hong Kong harus berhenti untuk menguji kesabaran pemerintah pusat.


"Unjuk rasa di Hong Kong bukan tentang hak atau demokrasi. Itu semua adalah campur tangan asing," tulis surat kabar tersebut seraya menambahkan bahwa pengekangan pemerintah pusat tidak boleh disalahartikan dan upaya pemisahan diri yang jelas akan dihancurkan.

Pernyataan tersebut ditujukan pada aksi unjuk rasa Minggu (8/9), di mana pengunjuk rasa berkumpul di Konsulat AS sembari menyanyikan lagu kebangsaan AS dan membawa bendera AS untuk meminta bantuan Presiden Trump agar bisa membebaskan Hong Kong dari cengkeraman kekuasaan China.

Sedangkan dalam surat kabar pemerintah lainnya, Xinhua, Hong Kong harus membayar penalti jika situasi yang lebih besar dan lebih berat terus berlanjut sebagai upaya penegakkan hukum.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya