Berita

Recep Tayyip Erdogan dan Donald Trump/Net

Dunia

Erdogan Ingin Bertemu Trump Bahas Zona Aman Suriah

MINGGU, 08 SEPTEMBER 2019 | 23:17 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan berkeinginan untuk bertemu Presiden Amerika Serikat, Donald Trump untuk membahas operasi militer di Suriah dalam pertemuan Perserikatan Bangsa-Bangsa akhir bulan ini.

Dilansir dari Reuters, Sabtu (7/9), salah satu yang hendak dibahas adalah keinginan Erdogan membuat pemukiman bagi satu juta pengungsi Suriah.

Hal ini menyusul langkah Turki dan AS yang akan mulai patroli bersama pada Minggu (8/9) untuk membuat 'zona aman' di sepanjang perbatasan wilayah Suriah. Wilayah inilah yang hendak dijadikan lokasi pemukiman pengungsi Suriah.


Belakangan, Turki memang kelimpungan memenuhi kebutuhan pengungsi Suriah yang berjumlah sekitar 3,6 juta orang di barat laut Suriah. Oleh karenanya, Turki berusaha memperluas kehadiran militernya ke timur laut dan mendorong pejuang milisi Kurdi Suriah mengembalikan sebagian besar pengungsi.

Erdogan bahkan berencana memindahkan satu juta pengungsi ke Suriah Utara, namun proyek ini membutuhkan dukungan internasional yang besar. Terkait persoalan ini, Erdogan akan membahas langkah-langkah konkret dengan Trump dalam pertemuan Majelis Umum PBB.

“Kita bisa melakukan pembangunan selama Anda (AS) memberi kami dukungan finansial," ujar Erdogan.

Menurut Erdogan, Turki telah menghabiskan 40 miliar dolar AS untuk mendukung pengungsi. Dalam perjanjian tiga tahun lalu, Uni Eropa memberikan sejumlah sekitar 5,5 miliar dolar AS pada Turki sebagai imbalan untuk membentuk imigran mendatangi Eropa.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya