Berita

Ilustrasi Bom Filphina/Net

Dunia

ISIS Klaim Bertanggung Jawab Atas Ledakan Bom di Filipina

MINGGU, 08 SEPTEMBER 2019 | 16:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kelompok militan ISIS mengklaim telah bertanggung jawab atas ledakan di pasar umum di Filipina Selatan. ISIS langsung mengeluarkan klaim pada malam hari setelah ledakan pada Sabtu pagi (7/9).

Dikutip dari Reuters, setidaknya 7 orang tewas akibat ledakan bom dari sebuah sepeda motor di pasar umum Filipina. Menurut Jurubicara militer setempat, Mayor Arvin Encinas, diduga bom yang digunakan adalah alat peledak improvisasi (IED) yang diletakan di samping sebuah sepeda motor.

Hal ini sesuai dengan penggambaran dalam sebuah video yang tersebar di media sosial. Video tersebut memperlihatkan ledakan terjadi di tempat parkir untuk sepeda motor.


Ledakan pada akhir pekan ini diketahui sebagai ledakan keempat dalam 13 bulan terakhir. Ledakan terjadi ketika ketegangan di Filipina bagian selatan meningkat dalam satu tahun terakhir.

Pada aksi pemboman di sebuah restoran di Sultan Kudarat, Mindanao bulan April lalu, setidaknya 18 orang tewas. ISIS juga menyatakan klaimnya atas ledakan ini.

Filipina bagian selatan, khususnya Mindanao sendiri memang selalu bergejolak dengan perompak dan pemberontak. Militan ISIS yang memiliki hubungan dengan Al Qaeda juga diduga membuat jaringan di pulau ini.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya