Berita

Ilustrasi kemacetan Jakarta/Net

Nusantara

Catat! Perluasan Kebijakan Ganjil Genap Jakarta Berlaku Mulai Senin Depan

JUMAT, 06 SEPTEMBER 2019 | 19:18 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Hasil evaluasi perluasan kebijakan ganjil genap menunjukan keberhasilan. Hal itu ditunjukan dengan adanya peningkatan kinerja lalu lintas dan penurunan polusi udara.

Atas dasar pertimbangan tersebut Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah sepakat dengan Dinas Perhubungan dan  Ditlantas Polda Metro Jaya Senin, (9/9)mendatang, perluasan ganjil genap ini telah resmi diberlakukan .

Kepala Dinas Perhubungan Syafrin Liputo mengatakan, keberhasilan itu ditunjukan dari meningkatnya indikator-indikator yang menjadi fokus perhatian.


"Ada peningkatan kecepatan perjalanan, waktu tempuh rata-rata perjalanan dan volume lalu lintas mengalami perbaikan," ujarnya di Taman Budaya Dukuh Atas, Jakarta (6/9).

Kebijakan perluasan ganjil genap meliputi 25 ruas yang ada di Jakarta. Selain itu, Polda Metro Jaya akan menerapkan sistem tilang elektronik terhadap penggunan jalan melanggar aturan. 

"Polda metro dengan menggunakan E-TLE (electronic-traffic law enforcement/e-TLE) yang sudah ada maupun secara manual oleh petugas," jelas Syafrin.

Penerapan kebijakan ini telah disosialisasikan sejak diumumkan pada tanggal 7 Agustus dan masa uji coba sendiri sudah dimulai pada tanggal 9 Agustus lalu.

"Tepat hari ini masa uji coba itu berakhir dan masa sosialisasi berakhir pada Minggu 8 September besok, " terangnya.

"Peraturan Gubernur sendiri sudah di tandatangani  dan sedang proses diundangkan. Dengan ganjil genap ini target  penurunan kita  bisa 40 persen, sehingga kualitas udara kita juga membaik," tutup Syafrin.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Bandit Keuangan Terorganisir

Minggu, 20 September 2026 | 00:02

Perjuangkan Hak Retaker, Willy Aditya: Republik Berdiri dari Tangan Dokter

Sabtu, 19 September 2026 | 23:58

Kemenkeu Tahan SAL Rp200 Triliun di Bank Hingga Juli 2027

Sabtu, 19 September 2026 | 23:32

KSAD Siapkan Helikopter Mi-35M Buatan Rusia untuk Misi Kemanusiaan di Papua

Sabtu, 19 September 2026 | 23:21

Disorot Publik, Nusron Wahid Ternyata Sudah Mundur dari Pengurus Golkar

Sabtu, 19 September 2026 | 22:47

Sektor Pariwisata RI Stagnan, Indonesia Kalah Cepat dari Vietnam

Sabtu, 19 September 2026 | 22:34

Kopasgat dan Satgas Habema Tangkap Pentolan OPM Abdon Kisamdu

Sabtu, 19 September 2026 | 21:56

PP IPA Dukung Prabowo Gratiskan Biaya Pendidikan SD hingga Universitas Negeri

Sabtu, 19 September 2026 | 21:37

Selebgram Jule Tak Jadi Tersangka Meski Konsumsi Etomidate, Ini Penjelasan Polisi

Sabtu, 19 September 2026 | 21:31

Bongkar Praktik Shadow Economy WNA di Bali, Hotel Lokal Terancam Kalah Saing

Sabtu, 19 September 2026 | 20:31

Selengkapnya