Berita

Rosatom/Net

Dunia

Rosatom, Perusahaan Rusia Dirikan Penelitian Teknologi Nuklir Internasional

KAMIS, 05 SEPTEMBER 2019 | 15:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Negara-negara di dunia sedang berlomba untuk mengembangkan nuklir. Seperti yang dilakukan oleh perusahaan nuklir asal Rusia, Rosatom, mereka bekerja sama dengan kementerian dan universitas untuk mendirikan pusat penelitian teknologi nuklir canggih berskala internasional di Pulau Russky.

Dilaporkan oleh Sputnik, kesepakatan ditandatangani Rosatom bersama dengan Kementerian Pengembangan Timur Jauh dan Arktik Rusia, Kementerian Komunikasi, dan Universitas Federal Timur Laut ditandatangani di sela-sela Forum Ekonomi Timur (EEF) di Vladivostok, Kamis (5/9).

Dengan adanya pusat penelitian dan pengembangan ini, diharapkan baik ilmuan dan siswa di Wilayah Primorsky Rusia dan negara-negara Asia pasifik dapat melakukan penelitian yang melibatkan permodelan sistem digital penelitian Rosatom.


Rosatom sendiri merupakan perusahaan sekaligus badan pengawas nuklir di dunia. Perusahaan ini satu-satunya yang mampu menawarkan industri nuklir, baik untuk produk maupun jasa di dunia.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya