Berita

Tersangka pemerkosaan dan pembunuhan gadis Badui/Info Banten

Nusantara

Biadab, Gadis Remaja Badui Diperkosa Bergilir, Dibunuh Lalu Diperkosa Lagi

KAMIS, 05 SEPTEMBER 2019 | 12:50 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Para pelaku aksi pemerkosaan dan pembunuhan terhadap gadis remaja suku Badui terlampau sadis.

Ketiga pelaku yakni AMS (19 tahun), AR (15 tahun), dan MF (18 tahun) menghabisi nyawa korban setelah terlebih dahulu memperkosa.

Korban dihabisi dengan golok, leher korban nyaris putus. Luka sabetan golok berkali-kali di kepala dan pergelangan korban yang juga putus.


Tidak sampai di situ, meski korban sudah meregang nyawa aksi biadab memperkosa korban kembali dilakukan.

Hal ini disampaikan para pelaku hari ini saat diinterogasi kepolisian Polda Banten.

Tiga pelaku pemerkosaan dan pembunuhan terhadap gadis remaja Badui berinisial Sw (13) berhasil dibekuk tim gabungan dari Polda Banten dan Polres Lebak.

Polisi menangkap ketiga pelaku biadab tersebut di lokasi berbeda.

Pelaku berinisial AMS ditangkap di Palembang, Sumatera Selatan, sedangkan AR dan F ditangkap di Lebak, Banten.

"Alhamdulilah kita berhasil menangkap satu pelaku di Palembang, yang dua pelaku ditangkap tadi malam di Cisimeut (Lebak)," kata Kapolres Lebak, AKBP Dani Arianto, Kamis (5/9).

Berdasarkan pemeriksaan, lanjut Dani, AMS merupakan pelaku utama dari kasus pembunuhan dan pemerkosaan kepada warga Badui luar tersebut.

"Pelaku insial AMR merupakan pelaku utama yang kita tangkap di Palembang," demikian Dani.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya