Berita

PM Inggris Boris Johnson/Net

Dunia

Gagal Menangkan "No Deal Brexit", PM Boris: Parlemen Di Ambang Kehancuran

RABU, 04 SEPTEMBER 2019 | 14:26 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson harus menelan pil pahit setelah kalah dalam perdebatan parlemen Selasa kemarin (3/9). Sebaliknya, kelompok pemberontak dari partai yang sama berhasil menguasai perdebatan untuk menghentikan Brexit tanpa kesepakatan.

Dilaporkan oleh Al Jazeera, 21 orang anggota palemen berhasil membuat malu Perdana Menteri Inggris baru tersebut di House of Commons usai menang dalam perdebatan 'No Deal Brexit'.

Dalam debat yang dilangsukngkan selama tiga jam, para pemberontak berhasil mengendalikan agenda parlemen sehingga mendapatkan suara 328-301 untuk menarik Brexit tanpa kesepakatan. Akibatnya, pemungutan suara tersebut belum bisa diputuskan dan akan dilakukan kembali pada Rabu (4/9).


Ketika hasil suara pada Selasa (3/9) diumumkan, seorang anggota parlemen meneriakkan peringatan kepada Boris sebagai pertanda adanya pertentangan di kubu mereka.

"Ini bukan awal yang baik, Boris," ujar seorang anggota parlemen tersebut.

Diketahui ada 21 anggota parlemen dari Partai Konservatif yang rela mengorbankan karir politiknya demi menghentikan Brexit tanpa kesepakatan. Karena pada dasarnya, ketika anggota partai memberontak, maka akan langsung dikeluarkan dan tidak bisa mengikuti pemilihan mendatang sebagai seorang konservatif.

"Kita harus membuat pilihan. Saat ini parlemen sedang berada di ambang kehancuran kesepakatan," ujar Boris merespons dinamika yang terjadi.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya