Berita

Presiden Iran Hassan Rouhani/Net

Dunia

Presiden Iran Kecewa Eropa Gagal Penuhi Komitmen

RABU, 04 SEPTEMBER 2019 | 00:41 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Komitmen negara-negara Eropa yang ingin menyelesaikan persoalan kesepakatan nuklir Iran dengan Amerika Serikat bertolak belakang dengan yang terjadi di lapangan.

Presiden Iran Hassan Rouhani bahkan mengkritik keras negara-negara Eropa. Dia menyebut mereka tidak melaksanakan tugas dengan semestinya.

“Negara-negara Eropa gagal menerapkan komitmen mereka, setelah penarikan AS dari kesepakatan nuklir 2015 dengan Iran,” tegasnya seperti dilansir dari Associated Press, Selasa (3/9).


Komentar Rouhani muncul ketika para diplomat Iran, khususnya Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif melakukan tugas diplomatik ke Perancis.

Seperti yang dijelaskan oleh Jurubicara Pemerintah Iran, Ali Rabiei, Rouhani menegaskan kembali bahwa Iran tidak akan melakukan pembicaraan dengan Amerika Serikat, kecuali AS mencabut sanksi-sanksi terhadap Iran terlebih dahulu.

Sanksi yang dimaksud adalah embargo ekspor minyak mereka ke negara-negara Eropa. Pasca embargo, ekonomi Iran mengalami terjun bebas.

Rabiei mengatakan bahwa Iran saat ini akan tegas dan menerapkan strategi “komitmen untuk komitmen”. Jika AS tidak mencabut sanksi terhadap Iran, maka kesepakatan nuklir yang akan dipertaruhkan.

Tidak segan-segan, pada Senin (2/9) negeri para mullah itu mengancam akan mengambil langkah tegas dari kesepakatan nuklir, jika Eropa tidak dapat menawarkan persyaratan baru dengan batas waktu akhir pekan ini.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya