Berita

Carrie Lam/Net

Dunia

Ngaku Jadi Malapetaka Hong Kong, Carrie Lam Siap Mundur Dan Minta Maaf

SELASA, 03 SEPTEMBER 2019 | 23:15 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Aksi yang terus terjadi dalam 13 pekan terakhir akhirnya membuat pemimpin Hong Kong, Carrie Lam melunak.

Lam kini menyatakan kesiapannya untuk menanggalkan jabatan yang kini diemban dan meminta maaf kepada rakyat.

"Jika aku punya pilihan, hal pertama adalah berhenti, setelah membuat permintaan maaf mendalam," ujar Lam dalam sebuah rekaman audio yang diperoleh Reuters dan dilansir oleh Al Jazeera.


Lebih lanjut, Lam mengakui dirinya telah menyebabkan "malapetaka yang tak termaafkan" karena memicu krisis politik di pusat perekonomian Asia tersebut.

Gelombang unjuk rasa yang melanda Hong Kong diawali oleh protes RUU Ekstradisi yang kemudian meluas dengan tuntutan demokrasi secara utuh. Dalam salah satu tuntutannya, pengunjuk rasa bahkan ingin Lam untuk mengundurkan diri sebagai pemimpin Hong Kong.

Pernyataan dramatis Lam ini jadi cukup menyedihkan. Bagi seorang pemimpin Hong Kong yang dibayangi oleh kekuatan besar China, Lam memang menghadapi dilema. Terbukti, meski RUU Ekstradisi sudah ditangguhkan, gelombang unjuk rasa justru semakin bergolak.

Pada pekan lalu ketika melakukan pertemuan tertutup dengan para pengusaha, Lam mengatakan ia memiliki ruang yang sangat terbatas untuk menyelesaikan krisis.

Hal tersebut dikarenakan kerusuhan unjuk rasa ini telah menjadi masalah kemanan dan kedaulatan bagi China, terutama saat ini negara itu tengah bersitegang dengan Amerika Serikat.

Meskipun demikian, Lam mengatakan China tidak memiliki rencana untuk mengerahkan pasukan tentaranya ke Hong Kong.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya