Berita

Tanker Adrian Darya 1/Net

Dunia

Matikan Suar Pelacak, Tanker Iran Diduga Bakal Berlabuh Di Suriah

SELASA, 03 SEPTEMBER 2019 | 20:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kapal tanker milik Iran, Adrian Darya 1 yang dulu dikenal dengan nama Grace 1 diprediksi diperkirakan akan berlayar ke Suriah setelah mematikan suar pelacaknya, Senin (2/9).

Dilaporkan Associated Press, Adrian Darya 1 yang membawa 2,1 barel minyak mentah Iran senilai 130 juta dolar AS mematikan Sistem Identifikasi Otomatis (AIS) sebelum pukul 16.00 GMT.

Hal ini diperkuat dengan pernyataan Iran sebelumnya yang menyebut muatan Adrian Darya 1 telah dibeli oleh pihak yang tidak disebutkan. Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo mengatakan intelijen AS memprediksi Adrian Darya akan menuju pelabuhan Tartus, Suriah.


Menurut situs pelacakan kapal MarineTraffic, kapal itu sekarang berada tak jauh dari posisi yang dikatakan oleh Pompeo, yakni di sekitar 45 mil atau 83 km di lepas pantai Lebanon dan Suriah menuju utara.

Sementara itu, menurut Analis Utama di Perusahaan Data Refinitiv, Ranjith Raja, tindakan Adrian Darya 1 mematikan AIS mengikuti pola kapal-kapal Iran lainnya yang selalu mematikan pelacak mereka ketika mencapai dekat Siprus di Laut Mediterania. Meski demikian, Raja meyakini bahwa Adrian Darya 1 menuju ke Suriah.

Prediksi ini banyak disebut lantaran Turki telah berhenti mengambil minyak mentah Iran. Sedangkan Suriah secara rutin membeli minyak mentah Iran 1 juta barel per bulan.

Hal yang sama juga dikemukakan oleh situs web pengiriman minyak, Tanker Trackers yang meyakini bahwa Adrian Darya sudah berada di luar Suriah.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya