Berita

Boris Johnson/Net

Dunia

Meski Ditentang, PM Boris Johnson Tetap Yakin Dengan 'No Deal Brexit'

SELASA, 03 SEPTEMBER 2019 | 09:16 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Brexit tanpa kesepakatan yang diusung oleh Perdana Menteri Inggris Boris Johnson kembali menuai  persoalan. Kali ini Johnson mengirim pesan kepada orang-orang yang berada di partainya yang tidak setuju dengan  gagasan 'No deal Brexit'. Hal tersebut ia sampaikan dalam pidato di Downing Street, Senin (2/9).

"Kami tidak akan menerima segala macam percobaan untuk menarik referendum," ujar Johnson seperti yang dilansir oleh Al Jazeera, Selasa (3/9).

Johnson menegaskan, ia percaya Inggris akan mendapat kesepakatan pada pertemuan Dewan Eropa bulan Oktober mendatang.


Pernyataan Johnson merupakan respons terhadap pemberontak di partainya yang tidak menyetujui Brexit tanpa kesepakatan. Mantan Menteri Kehakiman, David Gauke adalah salah satu dari 22 anggota Partai Konservatif yang menentang Johnson.

"Kepentingan nasional harus didahulukan. Meninggalkan Uni Eropa tanpa kesepakatan pada 31 Oktober akan merusak kemakmuran, keamanan, dan risiko integritas Inggris,"  tulis Gauke dalam kolom surat kabar The Times, Selasa (3/9).

"Hari ini saya akan memilih melawan partai saya untuk pertama kali selama lebih dari 14 tahun sebagai anggota parlemen," demikian kutipan tulisan Gauke.

Selain itu, tindakan Johnson yang membuat kesepakatan dengan Partai Persatuan Demokrat dan menelan biaya 1,2 miliar dolar AS untuk dana tambahan Irlandia Utara juga mendapat kritikan. Dengan banyaknya pemberontak di kubunya, akan sulit bagi Johnson untuk terus melanjutkan pemerintahan. Bahkan akan sulit bagi Johnson untuk memenangi pemilihan umum yang akan datang, yang diperkirakan pada 14 Oktober.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya