Berita

PM Israel, Benjamin Netanyahu/Net

Dunia

Netanyahu Makin Keras, Israel Siap Aneksasi Wilayah Tepi Barat

SENIN, 02 SEPTEMBER 2019 | 11:13 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kian menunjukan sikap kerasnya terhadap warga Palestina. Kali ini, Netanyahu menyatakan akan menganeksasi pemukiman di Tepi Barat yang telah diduduki Israel.

"Dengan bantuan Tuhan, kami akan memperluas kedaulatan Yahudi ke semua pemukiman sebagai bagian dari tanah (Alkitab) Israel," ujar Netanyahu dalam pidatonya di Pemukiman Elkana, Tepi Barat, Minggu (1/9) seperti dilansir oleh Reuters.

Meski tidak merinci kapan dan bagaimana rencana tersebut dilaksanakan, namun pernyataan Netanyahu jelas telah melanggar konsensus internasional. Dalam konsensus tersebut, permukiman adalah salah satu masalah paling panas dalam konflik Israel dan Palestina.


Menurut Jurubicara Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, pernyataan Netanyahu tidak dapat diterima dan tidak akan mengarah kepada perdamaian, keamanan, maupun stabilitas di wilayah tersebut.

Diketahui, pernyataan Netanyahu ini merupakan pengulangan dari janji yang ia buat semasa pemilihan pada April lalu. Namun, Netanyahu gagal membentuk mayoritas parlemen sehingga Israel akan mengadakan pemilihan baru pada 17 September mendatang.

Sebagai Ketua partai sayap kanan Likud, Netanyahu berusaha untuk menarik hati para pendukung faksi di tengah tuduhan korupsi dan kritik oposisi yang menganggap Netanyahu kurang keras terhadap Hamas, organisasi militer Palestina.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya