Berita

Petani Thailand dapat bantuan subsidi dari pemerintah/Net

Dunia

Demi Seimbangkan Harga Beras dan Kelapa Sawit Di Petani, Thailand Beri Subsidi Lebih Dari Rp 14 Triliun

JUMAT, 30 AGUSTUS 2019 | 16:10 WIB

Pemerintah Thailand tampaknya punya perhatian besar terhadap para petani di negeri mereka. Bagaimana tidak, demi menjaga keseimbangan harga beras dan kelapa sawit di tingkat petani,  Thailand tak ragu untuk kucurkan subsidi dalam jumlah besar.

Seperti dilansir Vietnamplus, Pemerintah Thailand telah setuju untuk mengucurkan dana 34,8 miliar baht (lebih dari Rp 14 triliun) untuk memastikan harga beras dan kelapa sawit tetap memberi keuntungan bagi petani.

Seorang wakil juru bicara pemerintah mengatakan skema jaminan harga beras sekitar 21,5 miliar baht akan dicairkan untuk 892 ribu rumah tangga pertanian. Sementara 13,3 miliar baht sisanya disediakan untuk 300 ribu petani kelapa sawit.


Anggaran untuk petani kelapa sawit akan mulai dialirkan sejak pekan ini hingga September 2020 mendatang.

Sementara untuk skema jaminan harga beras juga akan diterapkan satu tahun. Namun baru dimulai Oktober 2019.

Selain itu, pemerintah Thailand juga menyetujui pencairan 25,8 miliar baht untuk subsidi biaya produksi terhadap 4,3 juta rumah tangga petani padi.
Laporan: Ahda Sabila

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya