Berita

Turki sepakat dengan AS soal zona aman di Suriah Utara/Net

Dunia

Turki dan AS Sepakat Luncurkan Fase Pertama Zona Aman, Suriah: Ini Serangan Kedaulatan Negara

RABU, 28 AGUSTUS 2019 | 15:59 WIB

Dua negara yang punya berkepentingan di Suriah telah mencapai kesepakatan baru. Amerika Serikat dan Turki akhirnya deal soal zona aman di wilayah Suriah Utara.

Dikutip dari Aljazeera, Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar dan Menhan AS Mark Esper telah bicara melalui telepon pada Rabu (21/8). Keduanya pun sepakat untuk menyelesaikan fase pertama zona aman di Suriah.

Kesepakatan tersebut tercapai setelah kedua negara selama berbulan-bulan terus berselisih soal kedalaman zona dan siapa yang mengendalikanya.


Dilaporkan kantor berita Anadolu, delegasi dari kedua belah pihak diperkirakan akan segera bertemu di Ankara. Fase pertama diharapkan akan diluncurkan akhir pekan ini dengan diawali patroli gabungan tentara Turki dan AS.

Sementara itu, negosiasi tentang ruang lingkup dan implementasi masih berlangsung dengan poin utama adalah ukuran zona.

Dalam pernyataan bersama pada 7 Agustus, NATO mengatakan zona aman akan menjadi "koridor perdamaian".

Di sisi lain, pemerintah Suriah menyebut kesepakatan Turki dan AS itu menjadi serangan terang-terangan terhadap kedaulatan negara mereka. Laporan: Ahda Sabila

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya