Berita

Ron Johnson dan Chris Muphy.

Dunia

Dukung Sanksi Terhadap Rusia, Dua Senator AS Ditolak Masuk Moskow

RABU, 28 AGUSTUS 2019 | 13:52 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Dua senator Amerika Serikat dari Partai Republik dan Demokrat gagal mendapatkan visa dari Rusia. Padahal, keduanya direncanakan untuk melakukan kunjungan ke Moskow pekan depan.

Senator Republik, Ron Johnson dan Senator Demokrat, Chris Murphy menyatakan visa mereka ditolak oleh Rusia pada Senin (26/8) dan Selasa (27/8). Hal ini tak lepas dari ketidakpastian status Rusia dalam kelompok negara-negara G7.

Sebelumnya, seperti yang dilansir oleh Reuters, Presiden AS Donald Trump pernah mengatakan akan pantas bila membiarkan Rusia masuk kembali ke kelompok negara-negara industri maju G7. Namun gagasan ini ditolak oleh anggota G7 lainnya.


Pada 2014, Rusia dikeluarkan dari G8 (sekarang G7) karena isu aneksasi Krimea. Murphy dan Johnson merupakan anggota Komite Hubungan Luar Negeri Senat yang mendorong sanksi tersebut.

Kini keduanya mendapat "balasan" berupa penolakan visa dari pihak Rusia. Menurut Johnson, penolakan visa ini telah memberikan "penghinaan kecil". Sedangkan Murphy menilai Rusia terlihat tidak tertarik kepada dialog dan membahayakan hubungan kedua negara.

Hingga saat ini, Kedutaan Rusia di Washington belum menanggapi hal tersebut.

Sebagai informasi, Rusia telah menolak beberapa visa perjalanan anggota parlemen AS. Terutama bagi mereka yang mendorong sanksi terhadap Moskow perihal Krimea dan isu campur tangan Rusia dalam pemilu AS.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya