Berita

Rudal jarak pendek Korut saat diuji coba/Net

Dunia

Rutin Uji Coba Rudal, Korut Dicurigai Jepang Siapkan Senjata Baru

RABU, 28 AGUSTUS 2019 | 09:37 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Jepang menduga Korea Utara tengah mengembangkan hulu ledak yang bisa menembus perisai rudal balistik milik mereka. Kecurigaan tersebut diungkapkan Menteri Pertahanan Jepang, Takeshi Iwaya pada saat konferensi pers, Selasa (27/8). Kecurigaan Iwaya merujuk kepada lintasan tidak teratur dari rudal terbaru yang diluncurkan Korea Utara baru-baru ini.

Dilansir dari Channel News Asia, menurut Iwaya yang dikonfirmasi oleh juru bicara Kementerian Pertahanan, Jepang yakin roket yang sedang dikembangkan oleh Korut adalah rudal balistik jarak pendek yang digunakan untuk merusak sistem pertahanan mereka.

Belakangan Korut memang terlihat intensif melakukan uji coba rudal. Terakhir, Korut melakukan uji coba menembakkan rudal pada Sabtu (24/8).


Uji coba tersebut terjadi satu hari setelah Korsel mengakhiri secara sepihak pakta berbagi intelijen militer bersama Jepang.

Atas keputusan itu, Iwaya dan pejabat Jepang lainnya menyebut Korsel "tidak rasional", karena ancaman yang ditimbulkan oleh Korut semakin meningkat. Sementara AS sebagai sekutu tidak menganggap uji coba Korut tersebut begitu penting.

Diketahui saat ini Jepang dan AS memiliki kapal perusak Aegis yang berlayar di Laut Jepang. Kapal ini dipersenjatai dengan rudal pencegat yang dirancang untuk menghancurkan hulu ledak di luar angkasa.

Jepang juga berencana untuk membangun dua sistem pertahanan Aegis di darat untuk meningkatkan perisai rudal balistiknya. Namun sistem pertahanan itu hanya dirancang untuk melawan proyektil pada lintasan reguler yang relatif mudah diprediksi.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya