Berita

Joko Widodo dan Rini Soemarno/Net

Politik

Rini Soemarno Tak Patuhi Perintah, Kekuasaan Jokowi Dipertanyakan

SELASA, 27 AGUSTUS 2019 | 19:18 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kekuasaan Presiden Joko Widodo sebagai kepala pemerintahan dipertanyakan lantaran instruksinya tidak diindahkan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negera (BUMN) Rini Soemarno.

Pasalnya, Menteri Rini disinyalir akan merombak direksi BUMN yang direncanakan dilakukan pada Rabu (28/8). Padahal hal itu sudah dilarang Jokowi.

Hal itu dipertanyakan Eks Relawan Jokowi-Maruf, Ade Adriansyah. Pertanyaan itu bukan tanpa alasan. Menurut Ade, kebijakan Menteri Rini akan merombak direksi BUMN yang direncanakan akan dilakukan pada Rabu (28/8) besok merupakan sebuah pembangkangan terhadap seorang Presiden.


"Kenapa jadi senekat ini seorang Rini? Pertanyaan besarnya adalah, siapa dibalik Rini Soemarno. Sehingga dia bisa melawan instruksi seorang Presiden yang jelas-jelas adalah bos beliau di dalam kabinet," ucap Eks Relawan Jokowi-Maruf, Ade Adriansyah di Round Table Discussion (RTD) di Hotel Sofyan, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (27/8).

"Sebetulnya Jokowi ini berkuasa atau tidak sih? tuh buktinya instruksinya dilanggar," imbuhnya.

Diketahui, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) akan dilakukan pada 5 BUMN. RUPSLB itu akan dimulai pada Rabu (28/8) besok yang diawali oleh Bank Mandiri dan akan diikuti Bank BTN pada Kamis (29/8), selanjutnya Bang BNI dan PGN pada Jumat (30/8) serta diakhiri oleh BRI pada Senin (2/9).

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya