Berita

Konvoi militer Turki di Suriah/Net

Dunia

Turki Konvoi Militer Di Suriah, Pemerintah Assad Respon Lewat Serangan Udara

SENIN, 19 AGUSTUS 2019 | 23:52 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pasukan rezim Bashar al Assad melakukan serangan udara di dekat konvoi militer Turki di Suriah bagian utara pada hari Senin (19/8).

Serangan ini sekaligus kali pertama rezim tersebut menghadapi langsung Turki di dalam wilayah Suriah.

Menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) yang dilansir oleh The Telegraph, seorang pro-Turki tewas dan beberapa lainnya cedera dalam serangan tersebut. Namun masih belum jelas apakah status korban merupakan tentara atau pemberontak Suriah yang didukung Turki.


Sebelumnya, rezim Assad memang mengutuk konvoi militer yang diduga membawa senjata untuk pemberontak Suriah di Kota Khan Sheikhoun di selatan Provinsi Idlib yang dikuasai oleh oposisi.

Rezim Assad bahkan sering mengeluh tentang kehadiran Turki di Suriah karena telah melanggar kedaulatan negara dan dirancang untuk membantu kelompok-kelompok teroris.  Meski demian, Assad jarang mengambil tindakan langsung pada Turki.

Hingga kini, belum ada komentar langsung dari Suriah maupun Turki terkait serangan tersebut.

Dalam video yang diunggah di media sosial, terlihat militer Turki telah menghentikan konvoi dan berdiam di sisi jalan tol.

Pasukan rezim Assad sendiri telah meningkatkan serangan terhadap pasukan pemberontak sejak April lalu di Idlib, wilayah yang dijaga ketat oleh Turki.

Menurut data PBB, sejak serangan dimulai, sedikitnya 500 warga sipil telah terbunuh.

Pasukan pemberontak merupakan kelompok militan yang memiliki hubungan dengan Al Qaeda dan dipimpin oleh Hayat Tahrir al-Sham. Sementara pasukan Assad berada di pinggiran Khan Sheikhoun untuk mengusir kelompok tersebut. 

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya