Berita

Bakrul Khair Amal (kiri)/Net

Politik

Jangan Diskreditkan Dinasti, Politik Elite Lebih Bahaya

RABU, 14 AGUSTUS 2019 | 17:47 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Politik dinasti merupakan cara kepala daerah mempertahankan kekuasaan kepada orang-orang yang memiliki pertalian darah.

Namun politik model ini tidak bisa dipandang sebagai sebuah pelanggaran. Sebab ada hak untuk memilih dan dipilih yang melekat pada setiap orang.

Begitu kata pengamat politik dari Universitas Medan (Unimed) Bakrul Khair Amal dalam diskusi Social Infinity Meet Up bertajuk “Mengukur Dinasti Politik Jokowi” di Kantor Redaksi RMOLSumut.com, pekan lalu.


“Tapi jika dirunut lagi, perilaku ini akan memunculkan nepotisme yang ternyata merupakan akar dari korupsi," terangnya.

Namun demikian, publik jangan hanya mendiskreditkan politik dinasti. Sebab, jika dipandang dari sisi yang lebih luas, maka ada peran elite partai dalam menentukan lolos tidaknya calon dari dinasti tersebut.

Menurutnya, kadar bahaya politik dinasti masih lebih rendah jika dibanding dengan politik elite partai. Sebab, tidak hanya bisa menjegal calon dari dinasti, elite partai juga kerap mengklaim mengatasnamakan diri sebagai suara rakyat.

Hasilnya, kini mereka saling berebut jatah, baik itu kursi menteri hingga pimpinan di parlemen.

"Pada level ini yang kita takutkan adalah bukan politik dinasti, tapi politik elite. Sekarang ini elit sudah mengklaim diri sebagai perwakilan masyarakat. Di mana masyarakat sudah ditentukan oleh elite-elite yang kini bicara jatah-jatahan,"  tegasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya