Berita

Adi Prayitno/Net

Politik

PDIP Harus Amankan Nasdem, Kalau Tidak Koalisi Bisa Bubar Di Tengah Jalan

SELASA, 13 AGUSTUS 2019 | 12:14 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PDI Perjuangan tampaknya semakin membuka pintu bagi Partai Gerindra jika ingin bergabung dalam koalisi pemerintahan baru Presiden Joko Widodo.

Pengamat politik Adi Prayitno mengingatkan, memasukkan orang baru bukanlah hal mudah. Terlebih, Gerindra dan PDIP memiliki pandangan politik berbeda di Pilpres lalu.

"Koalisi itu harus ada chemestry kolektif bukan parsial," ujar Direktur Eksekutif Parameter Indonesia ini kepada Kantor Berita RMOL, Selasa (13/8).


Adi mengingatkan bahwa sejak wacana Gerindra bergabung juga terjadi gejolak di internal koalisi. Salah satunya, penolakan tegas dari Partai Nasdem untuk rencana masuknya partai pimpinan Prabowo Subianto itu.

Ditambahkannya, PDIP harus memastikan seluruh mitra koalisi akan menerima Gerindra masuk. Jika tidak, koalisi bisa bubar di tengah jalan.

"Yang ada malah bukan kerjasama tapi 'perang saudara' di internal koalisi," demikian Adi.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya