Berita

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Gatot Eddy Pramono/RMOL

Nusantara

Dalam Sebulan, Polda Metro Meringkus 243 Penjahat Jalanan

SENIN, 12 AGUSTUS 2019 | 12:14 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Polda Metro Jaya dan polres jajaran menggelar kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KKYD) dan berhasil meringkus 243 penjahat jalanan (criminal street) selama satu bulan terakhir dari 10 Juli hingga 10 Agustus 2019.

Hal tersebut disampaikan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Gatot Eddy Pramono kepada wartawan saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (12/8).

Menurut Gatot, ratusan barang bukti turut diamankan oleh petugas kepolisian yaitu tujuh senjata api, senjata tajam 26 bilah, 23 peluru, 52 motor, 12 mobil, 98 HP, 12 laptop, 172,36 gram ganja dan uang tunai Rp 89.460.000.


Dan ancaman hukuman bagi para pelaku adalah:

Pelaku Curas dikenakan Pasal 365 KUHP ancaman 9 tahun penjara; Pelaku Curat dikenakan Pasal 363 KUHP ancaman 7 tahun penjara; Penjudi dikenakan Pasal 303 KUHP ancaman 10 tahun penjara; Memiliki senjata tajam dan Senpi dikenakan UU darurat RI tahun 1951 ancaman 9 tahun penjara; Pemeras dan premanisme dikenakan Pasal 368 KUHP ancaman 4 tahun penjara.

Pelaku pembunuhan dikenakan Pasal 338 KUHP diancam 15 tahun penjara; dan penyalahgunaan narkoba dikenakan Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) juncto Pasal 127 huruf a Jo Pasal 131 ayat (1) UU 35/2009, ancaman paling singkat 5 tahun penjara, paling lama 20 tahun penjara dan denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya