Berita

Soekarwo/Net

Hukum

Eks Ajudan Kena Masalah Di KPK, Soekarwo Terancam

SABTU, 10 AGUSTUS 2019 | 19:43 WIB | LAPORAN: AZAIRUS ADLU

Nasib mantan Gubernur Jawa Timur Soekarwo ada di tangan mantan ajudannya, yakni Karsali. Sebab, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengendus keterlibatan Karsali di dugaan kasus korupsi anggaran.

Demikian disampaikan Ahli Hukum Pidana Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Mudzakir kepada Kantor Berita RMOLJatim.com, sesaat lalu, Sabtu (10/8).

"Ajudan itu kan penyambung antara atasannya dengan bawahannya. Kalau ajudan diendus terlibat, ya bosnya terancam," jelas Mudzakir.


Mudzakir menilai, penyidik KPK pasti mendalami peran Karsali sang ajudan terkait kasus dugaan rasuah itu.

"Apakah ajudan ini main sendiri atau diketahui bosnya," tambah Mudzakir.

KPK menggeledah rumah Karsali, mantan ajudan Gubernur Jawa Timur Soekarwo di Sakura Regency Blok AA Nomor 12 A, Ketintang, Surabaya, Jumat (9/8).

Dikawal empat anggota polisi, enam penyidik KPK mengacak-acak rumah milik Komisaris PT Panca Wira Usaha, badan usaha milik daerah Pemerintah Provinsi Jawa Timur itu selama 3 jam lebih dari pukul 15.30 hingga 18.50.

Dari rumah mantan Komisaris Bank UMKM Jatim itu, penyidik membawa dua koper berwarna hitam dan satu kardus. Mereka selanjutnya keluar dari rumah Karsali dengan menumpang tiga mobil Toyota Inova hitam.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya