Berita

Mantan Ketua KPK Abraham Samad (Berkemeja putih) /RMOL

Politik

Abraham Samad Ajak Masyarakat Pelototin Pansel Capim KPK

RABU, 07 AGUSTUS 2019 | 15:32 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

. Seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus betul-betul diawasi semua pihak demi masa depan pemberantasan kejahatan rasuah di Indonesia.

Begitu ditegaskan Mantan Ketua KPK, Abraham Samad dalam diskusi 'Menakar Agenda Calon Pimpinan KPK dalam Melindungi Pegawai KPK dan Pegiat Antikorupsi' di Bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (7/8).

"Kenapa kita harus plototin? Karena menurut saya ada dua cara menghancurkan KPK," ujar Abraham.


"Cara pertama adalah dari eksternal yang lebih mudah ditangkal karena upaya-upaya pelemahan ini tampak di publik dan diawasi masyarakat," jelasnya.

Cara kedua, kata Abraham, adalah dengan menginfiltrasi atau memasukkan kepentingan tertentu ke dalam KPK lewat orang-orang tertentu juga.

"Bagaimana cara menginfiltrasi kan kepentingan-kepentingan itu? Lewat orang-orang tertentu yang membawa berbagai kepentingan ke dalam KPK," ungkapnya.

Untuk itu, sambung Abraham, pansel KPK yang sedang bekerja harus betul-betul diawasi. Jika tidak, maka akan berpengaruh pada masa depan KPK.

"Kalau kita tidak mengkritisi seleksi capim KPK maka saya khawatir akan berbahaya bagi kelangsungan KPK," tukasnya.

Sebelumnya pansel KPK menyatakan 40 Capim KPK yang dinyatakan lolos seleksi tes psikologi di antaranya: mantan PPATK Agus Santoso, pensiunan PNS,Aidir Amin Daud,komisioner KPK Alexander Marwata, anggota Polri Antam Novambar, Bambang Sri Herwanto, karyawan BUMN Cahyo R.E. Wibowo, pegawai KPK Chandra Sulistio Rekso Prodjo, komisioner Kompolnas, Dede Farhan Aulawi, tim satranas pencegahan korupsi KPK Dedi Haryadi, anggota Polri Dharma Pongrekun, auditor Eddy Hary Susanto, auditor Eko Yulianto, anggota Polri Firli Bahuri, dosen Fontian Munzil.

Kemudian pegawai Bank Frangky Ariyadi, pegawai KPK Giri Suprapdiono, auditor BPK I Nyoman Wara, penasihat Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi Jimmy Muhammad Rifai, jaksa Johanis Tanak, PNS BPKP Perwakilan Provinsi Lampung, Joko Musdianto, anggota Polri Juansih, Laode M. Syarief, Lili Piantauli Siregar, Luthfi Jayadi Kurniawan, M. Jasman Panjaitan, Marthen Napang, Nawawi Pomolango, Nelson Ambarita, Neneng Euis Fatimah, Nurul Ghufron, Roby Arya.

Selanjutnya PNS Kementerian Keuangan Sigit Danang Joyo, anggota Polri Sri Handayani, Jaksa Sugeng Purnomo, pegawai KPK Sujanarko, Jaksa Supardi, dosen Suparman Marzuki, advokat Torkis Parlaungan Siregar, auditor Wawan Saiful Anwar, dan dosen Zaki Sierrad.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya