Berita

Fadli Zon/Net

Politik

Malu, Negara Sekelas Indonesia Yang Masuk G20 Listriknya Padam

Jangan Sampai Kriminalisasi Pohon Sengon!
RABU, 07 AGUSTUS 2019 | 12:56 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pimpinan DPR meminta PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) tidak berlarut-larut dalam melakukan investigasi terhadap pemadaman listrik massal atau black out di sejumlah wilayah di Pulau Jawa pada Minggu dan Senin kemarin.

"Masak yang gini saja perlu setahun, seminggu dua minggu lebih dari cukup," ujar Wakil Ketua DPR Fadli Zon di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Rabu (7/8).

Fadli menilai pemadaman listrik massa merupakan kejadian yang memalukan untuk negara sekelas Indonesia yang masuk dalam 20 besar negara dunia.


"Kita sebagai negara apalagi negara G20 persoalan yang sangat elementer persoalan penyediaan listrik ini. Karena ini nyangkut hajat hidup orang banyak," jelasnya.

Soal temuan Polri yang menyebut black out karena pohon, Fadli mempertanyakan hal tersebut. Jangan sampai kejadian ini justru mempidanakan sebatang pohon.

"Jangan kriminalisasi pohon sengon lah," demikian Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini.

Hasil investigasi cepat Polda Jateng menyebutkan penyebab mati listrik massal di sebagian Pulau Jawa akibat pepohonan yang terlalu tinggi di area SUTET di Gunungpati, Semarang.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya