Berita

Fadli Zon/Net

Politik

Di Luar Gembar-Gembor Industri 4.0, Tapi Tak Berdaya Atasi Listrik

RABU, 07 AGUSTUS 2019 | 03:20 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Indonesia merupakan anggota dari kelompok negara maju yang tergabung dalam G-20. Di forum itu, Indonesia selalu berbicara mengenai perkembangan revolusi industri 4.0 atau era kecerdasan buatan.

Namun, kata Wakil Ketua DPR Fadli Zon, apa yang dikoar-koarkan itu tidak sejalan dengan kenyataan yang terjadi di tanah air. Apalagi, jika menilik insiden pemadaman listrik yang terjadi di setengah pulau terpadat pada Minggu (4/8) lalu.

"Yang jelas kita ini negara G-20 yang selalu menggembar-gemborkan revolusi Industri 4.0, tetapi mengatasi persoalan pemadaman massal ini kita seperti tidak berdaya," ucapnya dalam acara diskusi di ILC, Selasa (6/8) malam.


Bahkan kata Fadli, ketidakmampuan negara dalam mengatasi listrik menunjukkan kerapuhan di dalam persoalan energi.

Padahal, Indonesia sebagai negara yang memiliki 269 juta penduduk harus memiliki kedaulatan di dalam sektor yang mendasar ini.

“Pelayanan listrik ini dasar, pangan ini dasar, BBM ini dasar," paparnya.

Menurutnya, pemadaman listrik tidak bisa ditoleriasai karena merugikan rakyat banyak. Apalagi, tidak ada pemberitahuan sebelumnya.

"Saya kira tidak bisa ini ditolerir bisa terjadi di sebuah negara seperti Indonesia,” tutup waketum DPP Partai Gerindra itu.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya